WhatsApp

Pengolahan Limbah Pabrik Sepatu

Jan 30, 2026 22 mins read

Pengolahan Limbah Pabrik Sepatu sesuai Permen LHK No. 16 Tahun 2019. Informasi lengkap tentang regulasi, teknologi IPAL, dan solusi ramah lingkungan.

Pengolahan Limbah Pabrik Sepatu - Permen LHK No. 16 Tahun 2019

Pengolahan Limbah Pabrik Sepatu sesuai Permen LHK No. 16 Tahun 2019. Informasi lengkap tentang regulasi, teknologi IPAL, dan solusi ramah lingkungan. Industri sepatu merupakan salah satu sektor manufaktur yang berkembang pesat di Indonesia. Proses produksi sepatu melibatkan berbagai tahapan seperti pemotongan bahan, pewarnaan, penggunaan perekat, hingga finishing. Setiap tahapan tersebut menghasilkan limbah cair maupun padat yang berpotensi mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan baik.

Limbah cair dari pabrik sepatu biasanya mengandung bahan kimia, pewarna, dan sisa perekat yang termasuk kategori berbahaya. Oleh karena itu, pengolahan limbah menjadi aspek penting agar industri tetap beroperasi sesuai regulasi dan tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

Pengolahan Limbah Pabrik Sepatu (3)-1.jpg

Pentingnya Regulasi Lingkungan

Regulasi lingkungan hadir sebagai pedoman bagi industri untuk mengelola limbah secara bertanggung jawab. Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan berbagai aturan yang wajib dipatuhi oleh pelaku usaha.

Dengan adanya regulasi, pabrik sepatu tidak hanya menjaga keberlanjutan lingkungan, tetapi juga memastikan kelangsungan bisnis. Kepatuhan terhadap aturan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga reputasi perusahaan di mata konsumen dan investor.

Permen LHK No. 16 Tahun 2019

Permen LHK No. 16 Tahun 2019 merupakan regulasi yang mengatur baku mutu air limbah industri. Aturan ini menetapkan standar kualitas limbah cair yang harus dipenuhi sebelum dibuang ke lingkungan.

Bagi pabrik sepatu, regulasi ini menjadi acuan utama dalam merancang sistem pengolahan limbah. Dengan memenuhi baku mutu, perusahaan dapat menghindari sanksi hukum sekaligus mendukung program pemerintah dalam menjaga kualitas lingkungan hidup.

Karakteristik Limbah Pabrik Sepatu

Limbah pabrik sepatu memiliki karakteristik khusus yang membedakannya dari industri lain. Limbah cair biasanya mengandung zat organik, pewarna sintetis, serta bahan kimia perekat yang sulit terurai secara alami.

Selain itu, limbah padat berupa sisa kulit, kain, dan bahan sintetis juga menjadi tantangan tersendiri. Jika tidak dikelola dengan baik, limbah padat dapat menumpuk dan menimbulkan pencemaran tanah serta udara.

Teknologi Pengolahan Limbah Cair

Pengolahan limbah cair pabrik sepatu dapat dilakukan dengan berbagai teknologi, seperti proses biologis, kimia, dan fisik. Proses biologis menggunakan mikroorganisme untuk menguraikan zat organik dalam limbah.

Sementara itu, proses kimia dan fisik digunakan untuk mengendapkan, memisahkan, atau menetralkan zat berbahaya. Kombinasi teknologi ini memastikan limbah cair yang dihasilkan memenuhi standar baku mutu sesuai Permen LHK No. 16 Tahun 2019.

Pengelolaan Limbah B3

Selain limbah cair, pabrik sepatu juga menghasilkan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) dari penggunaan perekat, cat, dan pelarut. Limbah B3 harus dikelola secara khusus sesuai regulasi yang berlaku.

Pengelolaan limbah B3 mencakup penyimpanan, pengangkutan, dan pemanfaatan yang aman. Dengan sistem pengelolaan yang tepat, risiko pencemaran lingkungan dan bahaya bagi pekerja dapat diminimalkan.

Sistem IPAL di Pabrik Sepatu

Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) menjadi komponen utama dalam pengelolaan limbah cair. IPAL dirancang untuk menurunkan kadar pencemar hingga memenuhi baku mutu yang ditetapkan.

Pabrik sepatu yang memiliki IPAL modern dapat mengolah limbah secara efisien, mengurangi biaya operasional, dan meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan.

Pemantauan Kualitas Limbah

Pemantauan kualitas limbah merupakan kewajiban bagi industri. Pabrik sepatu harus melakukan uji laboratorium secara berkala untuk memastikan hasil pengolahan sesuai standar.

Selain itu, sistem pemantauan online (SPARING) juga diterapkan untuk menghubungkan data kualitas limbah langsung ke KLHK. Hal ini meningkatkan transparansi dan akuntabilitas perusahaan dalam mengelola limbah.

Pengolahan Limbah Pabrik Sepatu (2).jpg

Info Konsultasi Project Pengolahan Air 0877-7795-07810 

Dampak Sosial dan Ekonomi

Pengelolaan limbah yang baik tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi. Masyarakat sekitar pabrik dapat menikmati kualitas udara dan air yang lebih baik.

Dari sisi ekonomi, perusahaan yang patuh terhadap regulasi memiliki peluang lebih besar untuk menjalin kerja sama dengan mitra internasional yang mengutamakan keberlanjutan.

Tantangan Implementasi

Meskipun regulasi sudah jelas, implementasi pengolahan limbah di pabrik sepatu masih menghadapi berbagai tantangan. Biaya investasi IPAL sering dianggap tinggi oleh sebagian perusahaan.

Selain itu, keterbatasan sumber daya manusia yang memahami teknologi pengolahan limbah juga menjadi kendala. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pemerintah dan pihak swasta untuk meningkatkan kapasitas industri.

Inovasi dalam Pengolahan Limbah

Inovasi teknologi menjadi solusi untuk mengatasi tantangan pengolahan limbah. Pabrik sepatu kini mulai mengadopsi sistem pengolahan berbasis energi terbarukan dan teknologi ramah lingkungan.

Dengan inovasi, proses pengolahan limbah dapat dilakukan lebih efisien, hemat biaya, dan tetap memenuhi standar baku mutu. Hal ini sekaligus mendukung target pembangunan berkelanjutan.

Peran Pemerintah dan Masyarakat

Pemerintah memiliki peran penting dalam mengawasi dan memberikan bimbingan kepada industri. Melalui regulasi dan program pembinaan, pemerintah memastikan pabrik sepatu menjalankan pengelolaan limbah sesuai aturan.

Masyarakat juga berperan sebagai pengawas eksternal. Dengan adanya partisipasi masyarakat, perusahaan terdorong untuk lebih transparan dan bertanggung jawab dalam mengelola limbah.

Studi Kasus Pabrik Sepatu

Beberapa pabrik sepatu di Indonesia telah berhasil menerapkan sistem pengolahan limbah sesuai Permen LHK No. 16 Tahun 2019. Mereka membangun IPAL modern dan melakukan pemantauan kualitas limbah secara rutin.

Hasilnya, perusahaan tersebut tidak hanya terhindar dari sanksi, tetapi juga memperoleh sertifikasi lingkungan yang meningkatkan daya saing di pasar global.

Pengolahan Limbah Pabrik Sepatu (4).jpg

Kesimpulan

Pengolahan limbah pabrik sepatu merupakan aspek penting dalam menjaga keberlanjutan industri dan lingkungan. Permen LHK No. 16 Tahun 2019 menjadi regulasi utama yang harus dipatuhi oleh setiap perusahaan.

Dengan penerapan teknologi pengolahan limbah yang tepat, pemantauan kualitas yang konsisten, serta dukungan pemerintah dan masyarakat, industri sepatu dapat berkembang tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.

 

Info Konsultasi Project Pengolahan Air 0877-7795-07810 

Banner HomeBrand Aquar
Image NewsLetter
Newsletter

Dapatkan Informasi Terbaru

Dengan melanjutkan, Anda menyetujui seluruh Syarat dan Ketentuan.

Your experience on this site will be improved by allowing cookies Cookie Policy